Manado, Info Breaking News - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) segera merekrut 200 orang siswa magang di Jepang untuk berbagai bidang termasuk tenaga medis perawatan.
"Kami telah mengadakan pertemuan dengan Presiden International Manpower (IM) Jepang, Kyoei Yanagisawa dan beliau menyetujui untuk memberikan kuota 200 siswa. Respons positif ini akan segera kami tindak lanjuti dengan persiapan perekrutan secara profesional," tegas Gubernur Sulut Olly Dondokambey di Manado, Minggu (2/4) seusai mengakhiri perkunjungannya di Jepang pekan lalu.
Dalam perkunjungan ke Jepang, Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ellen Kumaat, Ketua DPRS Sulut Andrei Angouw, anggota DPRD Sulut Rocky Wowor, Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Gemmy Kawatu, dan pembina Ganbatte Indonesia Meydi Lensun.
Sebelumnya, Pemprov Sulut sudah mengirimkan puluhan siswa magang yang saat ini sementara magang di Jepang di berbagai bidang pekerjaan selain bidang medis perawatan.
Olly mengatakan, perekrutan secara profesional akan dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut dan semua siswa akan diperlengkapi dengan keterampilan bahasa serta budaya Jepang.
"Kami berharap generasi muda di Sulut dapat memanfaatkan peluang ini dan benar-benar mengikuti proses perekrutan yang sesuai dengan prosedur yang distandardkan," kata Olly.
Dijelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden International Manpower (IM) Development Organization Japan, Kyoei Yanagisawa disepakati, Pemprov Sulut dapat mengirimkan siswa magang di berbagai bidang seperti teknik, medis, dan bahasa.
"Dalam percakapan yang begitu akrab, saya meminta kuota 200 orang siswa dari Sulut kepada Presiden IM Jepang dan beliau langsung menyetujuinya," katanya.
IM Jepang adalah lembaga pembinaan sumber daya manusia serta pertukaran tenaga teknik. IM Jepang merupakan sponsor atau pelindung bagi peserta selama mengikuti magang kerja di Jepang. IM juga kerap disebut sebagai 'ayah angkat' bagi peserta magang selama berada di negara sakura itu.
Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor menambahkan, selain mengadakan pertemuan dengan IM Jepang, delegasi Sulut yang dipimpin Gubernur Olly juga melakukan pertemuan dengan pihak St Luke's International University Jepang berkaitan dengan program magang tenaga perawat.
Universitas Kristen yang didirikan oeh seorang misionaris dari Amerika ini, selain dikenal dengan kemajuan pendidikan di bidang medis dan merupakan pusat pelatihan kebidanan terbaik di Jepang, juga memiliki rumah sakit bertaraf internasional.*** Felly Kalangi.