Artis sekaligus entrepreneur sukses, Helmy Yahya berkunjung ke rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer yang ada di Blora. (foto: dok-ib) |
Kedatangannya di Jl.Sumbawa no.40 Kelurahan Jetis itu didampingi oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si dan beberapa rekan dari Jakarta. Ia disambut oleh Pak Soesilo Toer, adik kandung mendiang Pramoedya Ananta Toer yang kini menempati rumah masa kecil Pram.
Di rumah yang kini dipakai untuk Perpustakaan PATABA (Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa) ini, ada banyak cerita dan kenangan tentang kehidupan masa kecil Pram yang coba digali oleh Helmy Yahya. Tokoh yang nyaris menerima penghargaan nobel dunia ini menurutnya sangat menginspirasi lewat bukunya yang kini banyak digemari para sastrawan muda di seluruh penjuru dunia.
Helmy mengenang Pram melalui mesin ketiknya. (foto: dok-ib) |
Selama berada di dalam rumah PATABA, Helmy Yahya melihat-lihat koleksi buku peninggalan Pram, melihat beberapa lukisan wajah Pram, bahkan ia terkaget ketika mengetahui mesin ketik yang digunakan Pram untuk membuat buku masih tersimpan baik. "Ini mesin ketiknya Pram? Wah bangganya bisa melihat peninggalannya," lanjut Helmy Yahya.
Tak hanya itu, ia juga masuk ke dalam kamar Pramoedya Ananta Toer yang semasa hidupnya digunakan untuk istirahat. Bahkan ia duduk di atas kasur dan merasakan suasana ruang segi empat yang sederhana itu. Berbagai judul buku yang mengisahkan perjalanan hidup Pramoedya karya Pak Soesilo Toer juga diborong.
Buku buku karya Soesilo Toer yang bercerita tentang riwayat kehidupan kakaknya diborong. (foto: dok-ib) |
Mendengar pernyataan Helmy, Wabup Arief Rohman pun menyetujuinya. Menurutnya Pemkab ingin lebih dahulu menata kawasan rumah Pram yang ada di sudut pertemuan Jl.Smbawa dan Jl.Halmahera itu. Bentuk rumah akan tetap dipertahankan sebagaimana aslinya, hanya saja akan dilakukan perbaikan di sejumlah bagian agar lebih nyaman.
"Apalagi kalau kamar Pram nanti boleh digunakan sebagai tempat menginap bagi para tamu dari luar. Pasti mereka akan sangat senang, bisa tidur di ruangan yang digunakan idolanya untuk mencari inspirasi dalam membuat karya sastra. Akan kita koordinasikan dahulu tentang ini," ujar Arief Rohman.
Kunjungannya hingga petang diakhiri dengan foto bersama di depan rumah PATABA. (foto: dok-ib) |
Ia mengatakan bahwa 30 April nanti adalah peringatan Haul Pram ke 11 dan akan diselenggarakan Festval Pramoedya di rumah tersebut. Berbagai acara akan digelar mulai dari kegiatan doa bersama, kesastraan hingga pentas seni budaya. "Kala tanggal lahirnya 6 Februari 1925, kalau mau dibuatkan event tahunan di hari kelahirannya kami sangat senang," lanjutnya. (ip-infoblora)