Rachmawati: Ini Zaman Dajjal! Masyarakat Dibodohi ikut Tax Amnesty


Rachmawati: Ini Zaman Dajjal! Masyarakat Dibodohi ikut Tax Amnesty

Berita Islam 24H - Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, menentang keras program tax amnesty Pemerintahan Joko Widodo yang akhirnya berujung kepada pengelabuhan dan pembodohan masyarakat.

"Heran Jokowi- alih-alih katanya demi para pengemplang pajak triliunan yang dana korupsinya dibawa kabur keluar negeri, maka dana repatriasi itu diberi tax amnesty, pengampunan pajak. Lho kok sekarang dana masyarakat yang boleh dapat dengan susah payah disimpan di bawah bantal disasar supaya dananya sendiri disuruh minta tebusan TA! Aneh- Inikan namanya mengelabui masyarakat-orang dibodohi suruh ikut TA," tegas Rachmawati di akun Twitter ‏@rsoekarnoputri.

Menurut Rachwati, keuangan negara defisit karena dikuras setiap tahun untuk membayar para obligor pengemplang pajak 60 triliun per tahun yang sekarang sudah berjumlah 700. Namun beban itu kini ditanggung masyarakat awam lewat program tax amnesty.

"Akibat keuangan negara defisit dikuras tiap tahun buat bayar para obligor pengemplang pajak 60 triliun per-tahun yang sekarang sudah berjumlah 700 triliun, kok jadi dibebankan kemasyarakat awam?? Sampai-sampai anggota TNI dan Polri yang gajinya pas-pasan diperintah ikut TA," tulis ‏@rsoekarnoputri.

@rsoekarnoputri juga menulis: "Ini jaman apa ya? kata orang tua dulu 'zaman edan, kalau tidak ikut edan tidak keduman/kebagian. Atau kata Gus Dur zaman Dajjal, pembalikan akal pikiran waras! Naudzubilah min zalik."

Sampai Kamis (29/09) malam, total jumlah harta yang dilaporkan dalam program tax amnesty mencapai lebih dari Rp3.193 triliun. Tetapi wajib pajak dari dalam negeri mendominasi deklarasi harta yang mencapai Rp2.061 triliun, sementara dana repatriasi yang masuk hanya Rp124 trilliun, jauh dari target pemerintah sebesar Rp1.000 triliun sampai 31 Maret 2017. [beritaislam24h.com / ici]

Subscribe to receive free email updates: